Beranda | Ulama
Manshur At Thobani Al Laalikai (Wafat 416 H)
Nama Lengkapnya

Hibatullah bin Al Hasan bin Manshur Ar Rozi At Thobani Al Laalikai.


Negeri dan Perkembangannya

Al Khotib dan Ibnu Jauzi menjelaskan bahwa asal Thobani di nisbatkan ke negeri Thobanistan. Adapun Ar Rozi dinisbatkan ke kota besar yaitu Ar Roy. Kemudian beliau singgah di Baghdad dan bermukim di Baghdad. Jadi beliau pernah singgah di 3 tempat :
- Thobanistan negeri aslinya.
- Rihlah ke Ar Roy untuk menuntut ilmu.
- Baghdad.

Penisbatan beliau hanya ke Thobanistan dan Ar Roy tidak ada penisbatan ke Baghdad karena beliau hanya bermukim sebentar di Baghdad.


Guru-guru Beliau.

- Abu Hamid Ahmad bin Muhammad bin Ahmad Al Isfiroyini Imam Madhab Syafi’I pada zamannya (w. 406 h).
- Ibrohim bin Muhammad bin Ubaid Abu Mas’ud Ad Dimasyqi.
- Al Hasan bin Utsman (w. 405 h).
- Muhammad bin Abdurrohman Al Abbasi Al Mukhlish.
- Isa bin Ali bin Isa Al Wazir.
- Ubaidillah bin Muhammad bin Ahmad bin Abu Ahmad Al Farodhi (w. 406 h).
- Muhammad bin Al Hasan Al Farisi (w. 386 h)
- Abdurrohman bin Umar Abu Husain Al Mu’dil (w. 397 h)
- Abdullah bin Muslim bin Yahya (w. 397 h)
- Muhammad bin Ali bin Nadhor (w. 396 h)


Murid-murid Beliau

- Abu Bakar Ahmad bin Ali Al Khotib Al Baghdadi (w. 463 h)
- Abu Hasan Ali bin Al Husain Al Abari (w. 468 h)
- Abu Bakar Muhammad bin Hibatullah bin Al Hasan At Thobani Al Lalikai
- Ahmad bin Ali bin Zakaria At Thoni Tsitsi Syaikh sufi di Khurasan (w. 497 h)


Karangan-karangan Beliau

- Karomatu Auliyallah
- Asmau Rijalush Shohihain
- Fawaidu fikhtiari Abi Qosim
- Syarhu kitabi Umar bin Khoththob.
- Dan lain-lain.


Pujian para Ulama Terhadap Beliau

- Al Hafid Al Khotib Al Bagdadi : beliau belajar fiqh As Syafi’I kepada Abi Al Isfiroyini.
- Al Hafidz Adz Dzahabi : beliau mufidu bagdad pada zamannya.
- Ibnu Atsir : beliau mendengar dan belajar hadits kepada Abi Hamid.


Wafatnya

Beliau wafat di kota Dimur hari selasa bulan Romadhon tehun 416 h. Ali bin Al Hasan bin Jada Al Akbarni berkata : “Aku bermimpi bertemu dengan Abi Qosim At Thobuni, lalu saya bertanya kepadanya: “Apa yang Allah lakukan pada mu ?”, beliau menjawab; Allah telah mengampuniku, lalu saya berkata: “Dengan apa ?”, beliau menjawab; dengan kalimat yang samar (dengan sunnah).